Solusi industri

Manajemen risiko manusia untuk penyelenggara fintech dan e-wallet Indonesia

Bantu tim keamanan dan kepatuhan Anda mengurangi risiko pencurian kredensial dan rekayasa sosial di tengah organisasi dan basis pengguna yang memproses transaksi setiap detik, sambil membangun bukti untuk kajian OJK dan Bank Indonesia.

Ringkasan

Platform fintech dan e-wallet berada di jantung ekonomi digital Indonesia, memproses transfer, top-up, pembayaran QRIS, dan pencairan pinjaman untuk puluhan juta pengguna setiap hari. Konsentrasi uang dan data pribadi ini menjadikan orang-orang yang menjalankan perusahaan tersebut, mulai dari customer support dan operasional hingga engineering dan finance, target bernilai tinggi. Penyerang yang meretas satu akun karyawan sering dapat menjangkau dana, rekam pelanggan, atau alat internal yang memindahkan uang, itulah mengapa phishing dan rekayasa sosial menjadi titik masuk yang paling penting di sektor ini.

Umpan yang menyasar staf fintech semakin terlokalisasi dan meyakinkan. Penyerang menulis dalam Bahasa Indonesia yang fasih, merujuk mitra pembayaran dan regulator yang nyata, serta mengatur waktu pesan seputar hari gajian, promosi, atau siklus rekonsiliasi. Business email compromise, onboarding vendor palsu, dan alur pengumpulan OTP umum terjadi, dan sering memadukan kanal: sebuah email menyusun ceritanya lalu pesan WhatsApp atau panggilan telepon menerapkan tekanannya. Pelatihan kesadaran generik setahun sekali sedikit gunanya terhadap serangan yang sedemikian tertarget dan cepat.

Bisnis fintech dan e-wallet bertanggung jawab kepada OJK untuk perilaku keuangan dan kepada Bank Indonesia untuk pengawasan sistem pembayaran, serta menangani data pribadi yang diatur UU PDP. Dewan direksi, auditor, dan regulator semakin mengharapkan bukti bahwa risiko manusia diuji dan dikurangi secara berkelanjutan, bukan sekadar didokumentasikan setahun sekali. Dalam praktik, ini berarti catatan yang dapat dipertahankan mengenai frekuensi simulasi, tingkat klik dan pelaporan, remediasi, serta peningkatan terukur dari waktu ke waktu.

Claro memberi tim keamanan fintech satu tempat untuk menjalankan simulasi phishing, vishing, dan WhatsApp yang realistis dan berbasis Bahasa Indonesia, menyampaikan pelatihan singkat begitu seseorang lengah, dan melacak perubahan perilaku antar tim. Skor risiko menyoroti fungsi yang paling dekat dengan pergerakan uang, dan pelaporan memetakan aktivitas ke kontrol ISO 27001 sehingga audit internal dan diskusi regulator berangkat dari data, bukan tebakan. Claro berjalan sebagai SaaS atau sepenuhnya on-premise, dengan SSO, SCIM, dan sinkronisasi direktori untuk menyesuaikan sistem identitas Anda.

Ancaman yang dihadapi sektor ini

Permintaan dukungan pelanggan atau mitra palsu

Penyerang menyamar sebagai mitra pembayaran, bank, atau staf helpdesk internal untuk menekan karyawan agar mereset kredensial, menyetujui transaksi tidak wajar, atau menonaktifkan kontrol sementara.

Rekayasa sosial OTP dan pengambilalihan akun

Pelaku fraud menggabungkan halaman phishing dengan panggilan telepon atau pesan WhatsApp yang menekan staf customer-facing, atau pelanggan itu sendiri, agar membagikan kode OTP dan menuntaskan pengambilalihan akun.

Business email compromise pada persetujuan transfer

Staf finance dan operasional menerima email yang dipalsukan atau tampak seperti akun yang diretas, meminta perubahan mendesak pada rekening bank, persetujuan pencairan dana, atau instruksi settlement di bawah tenggat ketat.

Umpan integrasi vendor dan API

Karena fintech terintegrasi dengan banyak bank, jaringan pembayaran, dan API pihak ketiga, penyerang mengirim notifikasi palsu terkait integrasi, rotasi kunci, atau pembaruan kredensial yang tampak seperti komunikasi vendor rutin.

Kampanye tekanan WhatsApp multi-kanal

Penyerang menyamar sebagai manajer atau eksekutif lewat WhatsApp dengan nama dan foto palsu, merangkai pesan dengan email untuk memburu-buru staf melakukan transfer, top-up, atau membagikan akses internal.

Bagaimana Claro membantu

  • Simulasi phishing dan vishing yang dilokalkan

    Jalankan simulasi berbasis email, WhatsApp, dan telepon dalam Bahasa Indonesia yang mencerminkan tekanan terkait OTP dan akun yang benar-benar dihadapi staf fintech dan tim customer support.

  • Simulasi WhatsApp untuk tenaga kerja mobile-first

    Uji staf terhadap umpan aplikasi pesan yang mendominasi fraud Indonesia, termasuk penyamaran eksekutif dan permintaan mitra palsu, bukan hanya phishing email tradisional.

  • Skor risiko per tim dan peran

    Lihat tim mana, seperti customer support atau operasional finance, yang memiliki risiko manusia tertinggi sehingga pelatihan dan kontrol dapat diprioritaskan di area pergerakan dana yang paling rentan.

  • Micro-training tepat waktu (just-in-time)

    Berikan pelajaran singkat dan bertarget segera setelah klik berisiko atau email yang dilaporkan, sehingga pembelajaran terjadi di saat yang paling relevan tanpa menarik staf keluar dari pekerjaan untuk sesi panjang.

  • Pelaporan siap kepatuhan

    Hasilkan laporan yang selaras dengan ISO 27001 dan disusun untuk mendukung diskusi dengan OJK maupun audit internal, menampilkan frekuensi simulasi, tingkat klik dan pelaporan, serta penyelesaian pelatihan.

  • Integrasi identitas dan deployment fleksibel

    Hubungkan ke direktori Anda dengan SSO, SCIM, dan LDAP untuk provisioning otomatis, dan pilih deployment SaaS atau sepenuhnya on-premise sesuai persyaratan residensi data Anda.

Pertanyaan yang sering diajukan

  • Ya. Kampanye dapat dirancang seputar tekanan berbagi OTP, penawaran top-up atau cashback palsu, dan skenario lain yang umum terjadi pada fraud e-wallet di Indonesia, dikirim melalui email, WhatsApp, atau vishing.

Kurangi risiko manusia di sektor Anda

Claro menghadirkan simulasi phishing, pelatihan, dan pelaporan terlokalisasi untuk organisasi teregulasi Indonesia.

Minta demo