Teknik serangan

MFA Fatigue

Serangan yang membanjiri korban dengan notifikasi push autentikasi multifaktor berulang kali hingga mereka menyetujui salah satunya karena frustrasi atau bingung.

Definisi

MFA fatigue, juga disebut push bombing, adalah teknik serangan di mana penyerang yang sudah memiliki nama pengguna dan kata sandi korban berulang kali memicu notifikasi push autentikasi multifaktor, berharap korban pada akhirnya akan menyetujui salah satunya agar notifikasi berhenti atau karena tidak sengaja. Teknik ini memanfaatkan kecenderungan manusia terhadap kebiasaan dan frustrasi, bukan celah teknis pada metode autentikasi itu sendiri.

Serangan ini dimulai setelah kredensial berhasil dicuri, biasanya melalui serangan phishing sebelumnya atau kebocoran data, sehingga penyerang memiliki detail login yang valid namun terhalang oleh faktor autentikasi kedua. Penyerang berulang kali mencoba masuk, menghasilkan aliran notifikasi push di ponsel korban, kadang pada waktu yang tidak nyaman seperti larut malam. Menghadapi gempuran peringatan, sebagian korban menekan setuju hanya untuk menghentikan notifikasi, salah mengira sebagai gangguan sistem, atau percaya bahwa itu permintaan sah dari tim IT.

MFA fatigue penting diwaspadai karena mengalahkan salah satu pertahanan paling banyak diterapkan terhadap pengambilalihan akun, yaitu autentikasi multifaktor, dengan menyasar langkah persetujuan manusia alih-alih kriptografi di baliknya. Kebocoran besar di perusahaan teknologi dan ride-sharing ternama telah dikaitkan dengan teknik ini, menunjukkan bahwa bahkan organisasi dengan sumber daya besar pun tidak kebal. Organisasi mana pun yang menggunakan MFA berbasis push tanpa konteks tambahan terpapar risiko ini, tidak peduli sektor atau ukurannya.

Mitigasi paling efektif adalah beralih dari notifikasi push setujui atau tolak yang sederhana ke number matching, di mana pengguna harus memasukkan kode yang ditampilkan di layar login ke dalam aplikasi, yang mencegah persetujuan tidak sengaja. Membatasi laju percobaan autentikasi dan memberi peringatan kepada tim keamanan atas volume permintaan MFA yang tidak wajar untuk satu akun membantu menangkap serangan yang sedang berlangsung. Karyawan sebaiknya dilatih untuk memperlakukan permintaan MFA yang tidak terduga sebagai sinyal untuk mengganti kata sandi dan segera melaporkan aktivitas tersebut, bukan menyetujui permintaan yang tidak mereka mulai sendiri.

Sekilas info

Tingkat keparahan
Tinggi
Tingkat kejadian
Umum dalam serangan berbasis kredensial
Target utama
Pengguna dengan MFA berbasis push yang sudah terdaftar, terutama setelah kredensial dicuri
Juga dikenal sebagai
Push bombing

Cara kerjanya

  1. 1

    Kredensial sudah dicuri sebelumnya: penyerang sudah memiliki nama pengguna dan kata sandi yang valid, biasanya dari phishing atau kebocoran data.

  2. 2

    Permintaan berulang: mereka berulang kali mencoba masuk, memicu aliran notifikasi push di ponsel korban.

  3. 3

    Tekanan waktu: percobaan sering terjadi pada waktu yang tidak nyaman, seperti larut malam, untuk menambah kebingungan dan kelelahan.

  4. 4

    Persetujuan tak sengaja atau karena frustrasi: menghadapi gempuran peringatan, korban menekan setuju untuk menghentikan notifikasi atau mengira itu gangguan sistem.

  5. 5

    Akses akun: penyerang memakai sesi yang disetujui untuk masuk sebagai pengguna yang sah, mengalahkan faktor autentikasi kedua.

Tanda peringatan

  • Beberapa notifikasi push MFA yang tidak Anda minta, terutama dalam waktu singkat
  • Permintaan yang tiba larut malam atau di luar jam kerja normal
  • Notifikasi yang hampir Anda setujui karena kebiasaan atau frustrasi
  • Peringatan login untuk lokasi atau perangkat yang tidak Anda kenali
  • Rekan kerja menerima permintaan autentikasi tak terduga yang serupa

Cara bertahan

  • Jangan pernah menyetujui permintaan MFA yang tidak Anda picu sendiri
  • Beralih dari notifikasi push setujui atau tolak sederhana ke number matching
  • Segera laporkan permintaan tak terduga yang berulang ke tim keamanan dan ganti kata sandi Anda
  • Aktifkan pembatasan laju percobaan autentikasi jika tersedia
  • Pantau volume permintaan MFA yang tidak wajar untuk satu akun

Contoh nyata

Seorang administrator TI di penyedia telekomunikasi Indonesia menerima belasan notifikasi push MFA dalam beberapa menit, larut malam, semuanya untuk login yang tidak ia mulai. Kelelahan dan mengira itu gangguan, ia menekan setuju pada salah satunya, tanpa sadar memberi penyerang yang sudah memiliki kata sandi curiannya akses ke jaringan korporat.

Bagaimana Claro membantu

Modul kesadaran Claro menyertakan skenario MFA fatigue sehingga karyawan belajar menolak dan melaporkan permintaan autentikasi tak terduga, bukan menyetujuinya karena kebiasaan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Mengapa MFA fatigue efektif melawan autentikasi multifaktor?

Teknik ini sama sekali tidak menyerang kriptografi di balik MFA. Sebaliknya, ia menyasar langkah persetujuan manusia, melelahkan korban dengan notifikasi push berulang hingga mereka menyetujui salah satunya karena frustrasi, kebingungan, atau kebiasaan.

Apa perbedaan MFA fatigue dengan permintaan MFA normal?

Permintaan normal muncul sekali, tepat setelah Anda sendiri mencoba masuk. MFA fatigue melibatkan permintaan berulang yang tidak diminta dan tidak Anda picu, kadang datang dalam gempuran cepat atau pada jam yang tidak biasa, yang menjadi tanda bahaya utamanya.

Apakah number matching menghentikan serangan MFA fatigue?

Ya, sebagian besar. Number matching mengharuskan pengguna membaca kode dari layar login dan mengetiknya ke dalam aplikasi, alih-alih hanya menekan setuju, sehingga mencegah persetujuan tak sengaja atau karena lelah atas permintaan yang tidak pernah dimulai pengguna.

Apa yang harus saya lakukan jika menerima permintaan MFA tak terduga?

Tolak setiap permintaan yang tidak Anda picu, segera ganti kata sandi Anda, dan laporkan aktivitas tersebut ke tim keamanan. Anggap permintaan tak terduga yang berulang sebagai tanda bahwa kredensial Anda sudah dibobol.

Kurangi risiko manusia Anda

Claro mengukur dan menurunkan risiko yang dijelaskan istilah-istilah ini, dalam bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.

Minta demo